Kajian Komunikasi : pesan dari mereka lewat garis baju
Ronald Barhthes dalam bukunya Fashion
System membedakan busana menjadi beberapa bagian. (1) image clothing, busana
yang ditampilkan sebagai fotografi atau gambar; (2) written clothing, busana
yang dideskripsikan secara tertulis kedalam kata-kata, (3) real clothing busana
actual yang dikenakan pada tubuh manusia, yakni busana sebagai objek yang
dikenakan oleh manusia itu sendiri. (Budiman,2004)
Dalam semiotika, tanda
didefinisikan sebagai sebuah dasar konvernsi sosial, yakni tanda sebagai
sesuatu yang ada dan mewakili sesuatu hal lainnya. Tanda berada dimana-mana,
tanda mewakili sebuah peristiwa ataupun sesuatu yang ingin disampaikan oleh
pemubuat tanda itu sendiri. Tanda bisa mewakili sebuah kebudayaan, kebudayaan
yang disampaikan oleh tanda akan erat kaitannya dengan apa yang dimiliki oleh
kebudayaan tersebut, semua unsur (goresan, bentuk,warna) akan sama dan tidak
akan jauh dari keadaan budaya yang ditandankan tersebut (Sujiman, 1996).
Kris Budiman mengatakan
bahwa semiotika mengkaji kehidupan tanda-tanda didalam masyarakt, menyangkut
segala hal yang membentuk tanda-tanda dalam masyarakat, menyangkut segala hal
yang membentuk tanda-tanda serta kaidah dan aturan yang ada didalam masyarakat
itu sendiri. Asumsi yang melatarbelakangi hal ini adalah kebudayaan sendiri
merupakan sistem pemaknaan. Pakain sebagai fenomena kultural adalah praktik
pemaknaan yang bekembang dan berlangsung dalam masyarakat (jurnal ini)
Semiotika sendiri
memiliki pembedaan dalam analisis kajiannya, tanda (sign) adalah sesuatu
entitas yang tersusun dari dua bagian terpisah, yakni penanda (signifier) dan
petanda(signified). Kedua hal tersebut adalah satu kesatuan yang tidak bisa
dipisahkan, karena tanda akan mewakili penanda (Piliang,
2003) .
Penanda adalah elemen
tanda yang bisa divisualkan langsung dengan indera, baik secara fisik maupun
material. Sedangkan petanda merupakan konsep mental atau pemaknaan yang
diwakili oleh penanda tersebut. Kedua elemen tanda ini tidak akan bisa
dipisahkan dalam pemaknaan manusia. Dengan demikian , jelas bahwa dalam hal-hal
yang berkaitan dengan tanda, penanda akan selalu berkaitan dengan sesuatu yang
nyata dalam kehidupan manusia. Termasuk pemaknaan dalam symbol yang ada
dipakain (Budiman,2004)
Pakaian tertentu akan merepresentasikan
sesuatu dalam kehidupan yang dikemas melalui pesan. Pada penelitian ini,
analisis pesan pakaian akan fokus pada pakain T-Shirt sebagai sub-kultur yang
ada dimasyarakat. Pada pakain T-Shirt banyak hal yang disampaikan melalui
beberapa hal seperti aneka garis, bentuk, warna, tekstur dan lain-lain yang
menjadi media penyampain pesan dalam pakain tersebut. Pesan yang dipakain
tersampaikan melalui tanda-tanda yang dikemas untuk maksud tertentu. Dalam hal
ini, kami mencoba mengartikan pesan yang ada dalam sistem tanda yang ada
dipakain tersebut menggunakan pendekatan semiotika. Analisis akan dikaitkan
dengan sistem penanda (sign) dan pertanda (signifier) (Budiman,2004). Peneliti
mencoba mengartikan makna pesan yang disampaikan dan bagaimana pengaruh bagi
penggunannya. Untuk mengetahui pengaruhnya bagi penggunaan pakain tersebut,
peneliti melakukan wawancara secara langsung bagi pengguna dan pemakai pakain
tersebut. Harapan penelitian ini adalah untuk mengetahui pesan-pesan yang ada
di pakain (T-Shirt) yang memiliki sistem tanda tersendiri. Penelitian ini
sekaligus mencoba mengembangkan kajian ilmu komunikasi yang berkaitan dengan
semiotika dan pesan.



Komentar
Posting Komentar